6 Sifat yang Dimiliki Miliarder

[lang_id]Copy paste dari kaskus

Selain memiliki kesamaan dalam hal kekayaan yang disimpan di bank, para miliuner juga memiliki kesamaan yang lain, yakni cara mereka berpikir. Berikut adalah beberapa sifat yang sama-sama mereka miliki. Anda pun dapat menerapkan sifat-sifat tersebut untuk mencapai tujuan hidup Anda sendiri.

1. Pikiran yang merdeka
Cara miliuner berpikir cenderung berbeda ketimbang orang kebanyakan. Mereka memikirkan segalanya. Kebanyakan kita berpikir bagaimana agar bisa masuk ke jalur yang sama, bahkan mengeluarkan uang dan usaha ekstra untuk bisa sejalur dengan orang lain. Misalnya, dalam pemilihan jalur pendidikan, harus di universitas tertentu, harus bekerja di bawah perusahaan ternama, dan sebagainya. Namun, tidak dengan para miliuner. Mereka justru menciptakan jalur baru sendiri.

Pikiran berimbas pada aksi, orang-orang yang ingin menjadi kaya akan harta harus berpikir bagaimana cara untuk mencapai gol tersebut. Berpikir merdeka bukan berarti mereka melakukan sebaliknya dari apa yang dikerjakan oleh orang lain. Namun, lebih kepada memiliki keberanian untuk mengikuti apa yang penting untuk Anda sendiri. Intinya, bagaimana membangun jalan Anda sendiri, dan biarkan sukses membawa Anda kepada kemerdekaan finansial. Agar uang datang kepada Anda, bukan Anda yang diperbudak oleh uang.

2. Visi
Umumnya, para miliuner adalah orang-orang kreatif dengan sikap positif. Dengan kata lain, orang-orang kaya tak hanya memiliki mimpi besar, mereka juga percaya bahwa mimpi akan menjadi kenyataan. Dengan begitu, bagi mereka yang mencari kekayaan, sebaiknya menentukan gol dan tak takut akan wilayah yang belum pernah dijamah.

Bill Gates, salah satu orang terkaya di dunia, melakukan hal ini. Pimpinan Microsoft ini adalah salah satu wiraswastawan yang membawa komputer ke hadapan perorangan dan membuatnya menjadi massal. Gates memasuki dunia komputer di tahun 1975 dan berpegang erat pada bidang itu. Ia kemudian menciptakan Microsoft Windows di tahun 1985. Ketika para konsumen membawa komputer ke rumahnya, Gates pun mulai menangguk keuntungan yang tak ada hentinya.

3. Keahlian
Umumnya, para miliuner menggunakan kemampuan terkuatnya untuk memulai usaha mereka. Mereka akan berkonsentrasi dengan keahlian mereka. Lalu mereka akan merekrut orang-orang yang mampu mengisi kekurangan mereka. Jika Anda belum mengetahui kekuatan mereka, buatlah semacam polling di antara orang terdekat untuk mengetahuinya. Lalu perkuat kembali kekuatan Anda dengan kursus atau pelatihan khusus.

4. Gairah
Warren Buffet, ahli investasi, mengatakan bahwa “Uang adalah produk dari sesuatu yang saya kerjakan.” Menyenangi pekerjaan Anda memberikan Anda sebuah disiplin untuk bekerja keras setiap harinya. Menemukan pekerjaan impian memang butuh waktu dan proses. Kebanyakan miliuner malah baru menemukan gairah mereka di umur 45 tahun, rata-rata di usia 54 tahun. Ada sebuah buku yang mengatakan bahwa setidaknya para miliuner ini mengalami rata-rata kegagalan setidaknya 17 kali sebelum mereka benar-benar sukses. Jadi, jika Anda berencana untuk menjadi miliuner, berhentilah mengerjakan hal yang tak Anda sukai, mulailah membangun usaha dari apa yang Anda sukai. Jika Anda belum menemukan apa yang Anda suka untuk lakukan, terus cari hingga Anda menemukannya.

5. Investasi
Para miliuner berani mengorbankan waktu dan uang mereka untuk mencapai gol. Mereka berani mengambil risiko sekarang untuk kesempatan mencapai sesuatu yang lebih baik di masa mendatang. Berinvestasi bisa mencakup dalam sekuritas atau membangun sebuah usaha. Ini merupakan sebuah langkah maju untuk menciptakan sebuah penghasilan. Mulailah berinvestasi sekarang.

6. Persuasif
Jika Anda sudah memiliki produk atau usaha yang bisa dikembangkan, saatnya untuk mempresentasikannya di hadapan orang lain. Penjual (salesman) yang bagus sangat senang mendapatkan kritik atau sanggahan. Dengan kata lain, mereka tak akan menerima jawaban “tidak”. Para miliuner pun memiliki kemampuan sosial yang bagus. Malah, dalam bukunya yang berjudul Secrets of the Millionaire Mind, T Harv Eker menemukan bahwa kemampuan untuk bersosialisasi lebih tinggi dari IQ kebanyakan para miliuner. Contohnya saja Donald Trump, kekayaannya terus berfluktuasi, namun kemampuannya untuk “menjual diri” lewat acara televisi maupun lainnya membuatnya selalu kembali menjadi miliuner terkenal.

Kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain amat penting untuk menjajakan ide Anda. Sebagai seseorang yang akan menjual ide, kejujuran pun penting artinya. Jika Anda ingin menjadi seorang miliuner, jujurlah dan kembangkan kemampuan sosial Anda.

Menjadi seorang miliuner bukanlah hal yang bisa dicapai dalam semalam. Malahan, banyak miliuner membangun “kerajaan” mereka dalam waktu tahunan (bahkan beberapa generasi). Mereka membangunnya dengan melakukan keputusan-keputusan yang berani, menggunakan keahlian mereka sebaik mungkin, dan terus berusaha mengejar visi mereka. Kekayaan para miliuner ini bukanlah sesuatu yang membedakan mereka dari kebanyakan kita, namun cara dan bagaimana mereka mencapai kekayaan itulah yang membuat mereka berbeda dari kebanyakan orang.

[/lang_id]

[lang_en]

Besides having a similarity in terms of wealth stored in the bank, the billionaire also has another similarity, namely the way they think. Here are some of the same characteristics they have in common. You also can apply these properties to achieve your own life.

1. An independent mind
How millionaires think tend to be different than the average person. They thought of everything. Most of us think how to get into the same line, even spending money and extra effort to be inline with other people. For example, in the selection of access to education, should be at certain universities, must work under the reputable companies, and so forth. However, not with the millionaires. They are creating their own new paths.

Mind impact on the action, people who want to be rich in treasure should think about how to achieve these goals. Independent thinking does not mean they do the opposite of what was done by others. However, more to have the courage to follow what is important for your own. In essence, how to build your own path, and let it successfully guide you to financial independence. For money comes to you, not you are enslaved by money.

2. Vision
Generally, the millionaires are creative people with a positive attitude. In other words, rich people do not just have big dreams, they also believe that dreams will come true.That way, for those who seek wealth, you should set goals and do not fear the region that has not been touched.

Bill Gates, one of the richest man in the world, to do this. Microsoft Chairman this is one entrepreneur who brought the computer to the presence of an individual and make it a mass. Gates entered the computer world in 1975 and held tightly in the field. He then created a Microsoft Windows in 1985. When the consumer brings to his home computer, Gates began to reap the benefits forever.

3. Expertise
Generally, the billionaire uses its strongest ability to start their businesses. They will concentrate their expertise. Then they will recruit people who are able to fill their shortages. If you do not already know their strengths, make a sort of a poll among the people closest to find out. Then tighten the strength you with courses or specialized training.

4. Passion
Warren Buffett, investment expert, said that “Money is the product of something I do.” Enjoying your work gives you a discipline to work hard every day. Finding a dream job it takes time and process. Many new millionaires even find their passion at the age of 45 years, average age 54 years. There is a book which says that at least the millionaires are experiencing an average failure of at least 17 times before they actually succeed.So, if you plan to become a millionaire, stop doing things you do not like, start building the business from what you love. If you have not found what you like to do, keep looking until you find it.

5. Investment
The billionaire dare to sacrifice their time and money to achieve goals. They dare to take risks now for a chance to achieve something better in the future. Investing can be included in the securities or build a business. This is a step forward to create an income. Start investing now.

6. Persuasive
If you already have a product or business that can be developed, it is time to present it in front of others. Seller (salesman) is good is very pleased to get criticism or rebuttal. In other words, they would not accept the answer “no.” The billionaire also has good social skills. In fact, in his book entitled Secrets of the Millionaire Mind, T Harv Eker found that the ability to socialize is higher than the IQ of most of the millionaires. For instance Donald Trump, his wealth continued to fluctuate, but its ability to “sell themselves” through television and other making it always return a famous millionaire.

Ability to communicate with others is very important to peddle your ideas. As someone who will sell the idea, honesty was important. If you want to become a millionaire, be honest and develop your social skills.

Becoming a millionaire is not something that can be achieved overnight. In fact, many millionaires build a “kingdom” of their annual time (even several generations). They built it by making bold decisions, using their expertise as possible, and continue to pursue their vision. Wealth of the millionaires is not something that distinguishes them from most of us, but how and how they achieve the wealth that’s what makes them different from most people.

[/lang_en]

Jalur Mudik

[lang_id]Setiap tahun, menjelang hari raya Idul Fitri, penduduk Jakarta melakukan mudik ke kampung halaman masing-masing. Biasanya pada hari H-7 menjelang hari raya sampai dengan H+7 setelah hari raya, jalur mudik dipenuhi oleh kendaraan pribadi. Akibatnya terjadi kemacetan panjang berpuluh km yang memaksa para petugas untuk bertugas lebih keras. Salah satunya dengan memindahkan jalur yang dilewati oleh para pemudik.

Pada tahun 2010 sekitar 500 ribu kendaraan pribadi memenuhi jalur – jalur menuju tujuan mudik. Pada tahun 2010 ini juga, seluruh ruas jalur jalan tol cikampek sudah menjadi tiga jalur. Sehingga tidak ada kemacetan berarti pada saat saya melakukan perjalanan Mudik. Akan tetapi, pada saat saya melakukan mudik, selepas keluar tol Cikampek, petugas lalu lintas, meminta saya untuk belok kanan untuk tidak masuk ke jalur pantura dikarenakan macet total. Karena khawatir untuk mengalami macet yang lebih parah di daerah pertigaan Tomo yang merupakan pertigaan pertemuan antara kendaran dari arah bandung dan jakarta maka saya memutuskan untuk masuk kembali ke jalur pantura kembali. Hal ini dapat dilakukan dengan cara belok kiri di daerah subang menuju pamanukan.
Berikut selengkapnya jalur mudik yang saya lalui dan alhamdulillah lebih lancar jika dibandingkan dengan pengalaman rekan lainnya yang melewati cikamurang dan keluar di pertigaan Tomo.

1. Berangkat jakarta tanggal 8 september 2010 jam 13.30 masuk tol dalam kota.
2. Sepanjang tol cikampek lalu lintas lancar keluar tol cikampek 14.30. Jarak tol cikampek sekitar 72 km.
3. Gak taunya setelah keluar tol Cikampek, jalur pantura ditutup, sehingga memaksa saya untuk masuk jalur ke arah subang
4. Sepanjang keluar tol cikampek, keadaan lalu lintas macet terus dengan kecepatan maksimal 40 km/jam
5. Yang lebih parah jalannya kecil terus kalo macet pada serobotan ngambil jalur yg berlawanan jadi nambah parah dan bikin emosi
6. Jarak pintu tol keluar cikampek s.d. Subang kira2 40km. Saya sampai subang sekitar jam 17.30. Kebayang, macetnya 40 km ditempuh dalam 3 jam artinya kecepatan rata-rata hanya sekitar 15 km/ jam hampir sama dengan orang lari gan.
7. Setelah sampai subang saya ambil keputusan buat masuk ke jalur pantura lagi. Jadi belok ke arah pamanukan. Jalur normal adalah ngelewatin cikamurang terus keluar pertigaan tomo kadipaten majalengka.
8. Saya ngambil ke pamanukan karena ane pikir jalur cikamurang jalannya ngelewatin hutan terus jalan kecil dan gak bagus jadi takut macet parah.
9. Jarak subang pamanukan kira-kira 40km ditempuh hanya dalam jangka waktu 40 menit. Jadi lumayan lancar dan sepi. Orang lain kayaknya gak ada yang ambil jalur ini.
10. Keluar pamanukan masuk pantura lagi. Ternyata macet gan. Kecepatan maksimal 40 km/jam.
11. Jarak pamanukan s.d. Pintu tol kalimanan kira-kira 70km ditempuh dalam waktu 2.5 jam.
12. Kemacetan parah dari pasar tegal gubug sampai pintu tol palimanan
13. Masuk tol ternyata macet. Tol aja macet. Stress deh
14. Ane udah ngantuk berat nyetir dah gak karuan.
15. Akhirnya saya keluar tol ciperna jam 22. Macet dalam tol kira-kira sepannjang 7 km
16. Nyampe cirebon sekitar 22.30

Berikut adalah jalur mudik dari google maps

View Route Jakarta-Subang-Pamanukan-Cirebon in a larger map

[/lang_id]
[lang_en]
Every year, ahead of Idul Fitri, Jakarta residents to going home to my hometown respectively. Usually, H-7 on the day before the holiday until H 7 after the holiday, going home track met by private vehicle. The result is tens of kilometers long traffic jam that forced the officials to task harder. One of them by moving the path that is passed by the travelers.

In 2010 about 500 thousand private vehicles meet the path – the path toward the goal of going home. In 2010 also, the entire segment Cikampek lane highway has become three lanes. So there is no congestion mean when I travel Mudik. However, when I was doing going home, after the exit toll Cikampek, traffic officer, asked me to turn right to enter a standstill due to the coast line. Afraid to experience a more severe traffic jams in the area which is a T-junction T-junction Tomo meeting between the vehicle from the direction of bandung and jakarta so I decided to go back to the coast path back. This can be done by turning left on the corm to pamanukan.
Here’s more about going home track and thank God that I went through more smoothly when compared with the experience of other colleagues who pass out in T-junction cikamurang and Tomo.

1. Departure Jakarta on 8 September 2010 at 13:30 into the toll in the city.
2. Throughout the current traffic Cikampek toll motorway exit Cikampek 14:30. Distance Cikampek toll of about 72 km.
3. Gak taunya after exiting the toll Cikampek, coast path is closed, forcing me to enter the path toward Earring
4. Throughout the exit toll Cikampek, state traffic jams continue with a maximum speed of 40 km / h
5. A more severe course of the small hold kalo jam on serobotan took opposite paths so badly and make adds emotion
6. Distance of the toll booth exit Cikampek s.d. Kira2 Subang 40km. I arrived at around 17:30 Earring. Imagine, breakdown of 40 km reached in 3 hours means an average speed of only about 15 km / h is almost the same as people ran gan.
7. After I took the decision to make earrings into coast path again. So turn in the direction pamanukan. Normal channels are kept out of the T-junction cikamurang ngelewatin tomo Duchy Majalengka.
8. I took into pamanukan because ane thought cikamurang lane road continues ngelewatin forest trail and not good so afraid of severe traffic jams.
9. Earring distance of about 40km pamanukan taken only within a period of 40 minutes. So pretty smooth and quiet. Other people do not think anyone taking this route.
10. Exit pamanukan go coast again. Apparently stuck gan. Maximum speed of 40 km / hour.
11. Distance pamanukan s.d. Kalimanan toll gate approximately 70km taken within 2.5 hours.
12. Severe congestion of the market dry up to the toll booth shack palimanan
13. Log toll was jammed. Toll aja jam. Stress deh
14. Ane dah already drowsy driving weight not known.
15. Finally I came out ciperna toll at 22. Loss in toll sepannjang approximately 7 km
16. Until about 22:30 cirebon

Here is the path back and forth from google maps

View Route Jakarta-Subang-Pamanukan-Cirebon in a larger map
[/lang_en]