Mendengar Anak Cerita

Si Andi kecil melihat mobil papanya lewat di depan sekolah dan
parkir di dekat semak belukar. Karena rasa ingin tahu yang besar,
Andi kecil mengendap-endap mendekati mobil papanya dan melihat
papanya dan Tante Nancy saling berpelukan di balik semak-semak.
Andi terus menikmati pertunjukkan itu sampai selesai. Dan ia merasa
sangat tegang dan tidak sabar untuk menceritakan pengalamannya
pada sang Mama.

Pulang sekolah, Andi langsung mencari Mamanya di dapur dan dengan
sangat antusias mengatakan, “Ma.. tadi Andi lihat Papa dan Tante Nancy
dekat semak-semak di depan sekolah. Andi pergi ke sanadan lihat Papa
ciumin bibir Tante Nancydan ngebuka bajunya Tante Nancy, trus Tante
Nancyjuga ngebukain celananya Papa, trus Tante Nancy……”

Pada saat tersebut sang Mama langsung memotong pembicaraan dan
mengatakan, “Nak, simpan dulu ceritamu ya! Mama mau denger lagi
nanti saat makan malam. Kita pengen lihat khan gimana wajah Papa
waktu dengerin cerita kamu ??” Dan si Andi kecil-pun setuju.

Pada saat makan malam si Andi kecil mulai bercerita lagi dari awal..
“Tadi Andi lihat Papa dan Tante Nancy dekat semak-semak di depan
sekolah. Andi pergi ke sanadan lihat papa ciumin bibir Tante Nancy,
dan ngebuka bajunya Tante Nancy. Trus Tante Nancy juga ngebuka’in
celananya Papa, trus Tante Nancy dan Papa mulai melakukan hal yang
pernah dilakukan Mama sama Om Dodi waktu Papa ke luar negeri itu lho..

Mama dan Papa, “?#$%?&?@?*??#??”…

(Makanya Ma.. kalo orang lain cerita, dengerin
dulu sampai habis…. baru respon…

Teka Teki Iseng

Bagi yang memiliki solusi pembahasan atas masalah di bawah silahkan di share di Forum,

Terima kasih

===================================================

1. Duabelas sahabat tinggal di dalam suatu gedung apartemen 6 lantai, mereka adalah Joe, Larry, Ned, Mary, Paul, willy, Cyrstal, Albert, Bob, Frank, Ellen dan Rick. Didalam gedung tersebut terdapat dua apartemen setiap lantainya. Tidak boleh lebih dari dua orang tinggal di dalam satu apartemen. Beberapa apartemen mungkin tidak ditempati (kosong). Dengan kondisi sebagai berikut :

Larry dan teman satu apartemen tinggal dua lantai diatas Albert dan teman satu apartemennya, crystal.

Joe tinggal sendiri, tiga lantai dibawah Willy dan dua lantai dibawah ellen.

Mary tinggal satu lantai dibawah Albert dan Crystal

Ned tinggal tiga lantai diatas lantai dimana Bob dan Frank yang tinggal sendiri-sendiri

Rick dan Paul tinggal di apartemen sendiri-sendiri yang berada dua lantai dibawah Mary

Pertanyaannya :

  1. Urutan yang benar dari susunan penghuni apartemen enam lantai, dari yang terendah dan teratas.
  2. Dari pasangan diatas, pasangan mana yang tinggal dalam lantai yang sama
  3. Teman satu apartemen dengan Larry, kemungkinan siapa?
  4. Rick tinggal di lantai berapa ?
  5. Apartemen-apartemen kosong, kemungkinan ditemukan di lantai berapa ?

2. Rokok A yang harganya Rp. 2.000,- per bungkus dijual dengan laba Rp. 400,- per bungkus, sedangkan rokok B yang harganya Rp. 1000,- per bungkus dijual dengan laba Rp. 300,- per bungkus. Jika seorang pedagang rokok mempunyai modal Rp. 800.000,- dan kiosnya mampu menampung 500 bungkus rokok, maka berapakah keuntungan sebesar-besarnya yang diperolehnya jika ia membeli :

Pertanyaannya :

Berapa bungkus rokok A dan berapa bungkus rokok B

3. Kamar Nana berukuran panjang 6m, lebar 4 m, dan tinggi 3m dengan satu buah jendela berukuran (1×1)m, dan satu pintu (2×1)m, ia ingin mengecat dinding kamarnya dengan cat berwarna biru muda. Setiap satu kaleng cat biasanya hanya cukup untuk mengecat dinding seluas 6m2 . berapa kaleng cat biru muda yang diperlukan oleh Nana?

4. Dua buah kubus ditumpuk menjadi satu sehingga tinggi keduanya 12 cm, berapa diagonal sisi panjang balik yang terbentuk

Istilah Dalam Dunia Marketing

1. Loe liat seorang cewek cantik d sebuah pesta..
loe samperin trus langsung ngomong, Gw orang kaya, nikah sama gw yuk!’
Itu namanya Direct Marketing

2. Loe lagi di sebuah pesta sama temen2 gokil loe trus loe tiba2 liat ada cewe cakep banget..
Salah satu temen loe samperin tuh cewe sambil nunjuk ke loe dia ngmg, ‘Dia orang kaya, nikah ama dia yah!’
Itu namanya Advertising

3. Loe liat seorang cewek cantik d sebuah pesta.. loe samperin trus minta nomor HP-nya..
besokannya loe telpon dia trus langsung ngomong, ‘Gw orang kaya, nikah sama gw yuk!’
Itu namanya Telemarketing

4. Loe liat seorang cewek cantik d sebuah pesta.. loe rapihin dasi gembel loe, loe tuangin minum buat dia, bukain pintu buat dia, bawain barang2nya,
trus sambil loe anterin pulang loe ngomong, ‘btw gw orang kaya, nikah sama gw yuk!’
Itu namanya Public Relations

5. Loe liat cewek cantik di sebuah pesta..
Dia nyamperin loe trus ngmg, ‘Loe orang kaya kan , nikah sama gw yuk!’
Itu namanya Brand Recognition

6. Loe liat seorang cewek cantik d sebuah pesta..
loe samperin trus langsung ngomong, ‘Gw orang kaya, nikah sama gw yuk!’
trus loe dapet gamparan pedes dari dia..
Itu namanya Customer Feedback

7. Loe liat seorang cewek cantik d sebuah pesta..
loe samperin trus langsung ngomong, ‘Gw orang kaya, nikah sama gw yuk!’
trus dia kenalin loe ke suaminya..
Itu namanya Demand and Supply Gap

8. Loe liat seorang cewek cantik d sebuah pesta.. loe samperin tp blom juga loe sempet ngmg apa2,
ada cowo laen dateng trus langsung ngomong, ‘Gw orang kaya, nikah sama gw yuk!’ ..
Itu namanya Marketing Competition

9. Loe liat seorang cewek cantik d sebuah pesta.. loe samperin tp blom juga loe sempet ngmg apa2,
ada cowo laen dateng trus langsung ngomong, ‘Gw orang kaya, nikah sama gw yuk!’ dan tuh cewe cabut pergi ma itu cowo..
Itu namanya Losing Market Share

10. Loe liat seorang cewek cantik d sebuah pesta..
loe samperin tp blom juga loe sempet ngmg ‘Gw orang kaya, nikah sama gw yuk!’ .. tiba2 istri loe nongol..!!
Itu namanya Barrier To New Market Entry

Hijrah

Sudah saatnya untuk ber-pindah diri (hijrah) ke tempat yang lebih baik. Tapi adakah tempat itu? who knows.

Persiapkan diri sebaik mungkin. Jenuh aku di sini … 😀

Semua serba ad hocs. Tanpa ada perencanaan. Pada saat diperlukan harus ada, harus selesai dan harus dengan hasil yang baik. Mungkinkah di tempat lain juga sama. Mungkinkah di tempat lain bisa menawarkan yang lebih baik. Mudah2an. Kalau tidak dicoba siapa yang tahu.

Tapi tempat lain itu tak kunjung datang. Entah kapan sampai menunggu. Problem datang silih berganti. Belum pernah merasakan betapa jenuhnya, dan betapa menyebalkannya mengerjakan sesuatu yang serba mendadak tanpa ada perencanaan dan cara – cara yang dianggap benar. Mungkin …. memang seperti ini harusnya dikerjakan. Atau mungkin harus tetap di sini dengan berusaha melakukan perubahan yang dianggap benar.