Allah, Sedekah dan Ikhtiar

Sumber: Khotbah jum’at Mesjid Hanurata 2008-6-6

Beberapa waktu yang lalu ada seorang ibu yang mendatangi saya dan mengeluh kalau dia selalu miskin. Bahkan beberapa menit yang lalu ada seorang bapak yang mengeluh kalo dia sedang mengalami masalah keluarga.
Mereka berdua bertanya kira-kira solusinya apa.
Kemudian saya menjawab bahwa resep untuk solusi nya ada tiga yang disingkat menjadi ASI. A yang pertama adalah Allah, S dari sedekah dan I adalah Ikhtiar.

Maksdnya apa? maksudnya untuk menyelesaikan masalah itu kita harus melakukan pendekatan kepada Allah. Setidaknya paling sedikit ada dua cara untuk pendekatan kepada Allah swt, yaitu cara yang pertama adalah sholat. Kenapa kok sholat? Sholat diperintahkan dengan cara yang sangat istimewa, berbeda dengan perintah Allah yang lainnya. Sholat diperintahkan kepada Nabi Muhammad SAW langsung melalui proses Isra dan mi’raj yang berbeda dengan perintah lainnya yang melalui perantaraan malaikat jibril.

Sebagaimana kita seorang karyawan yang menerima perintah dari Atasan, tentunya jika perintah tersebut dijalankan dengan baik, atasan kita akan merasa senang dan sebagai balasannya kita akan mendapatkan keuntungan seperti bonus, naik gaji dan lain sebagainya.

Jika kita meninggalkan sholat kita akan mendapat dosa dan amalan – amalan baik kita lainnya tidak akan diterima oleh allah swt. Sebagai contoh lebih baik mana meninggalkan sholat atau puasa. Tentunya dua-duanya tidak ada yang lebih baik, tapi kalau disuruh memilih akan lebih baik meninggalkan puasa. Jika kita meninggalkan puasa kita akan mendapatkan dosa dan akan mendapatkan pahala sholat. Berbeda jika kita meninggalkan sholat, kita akan mendapatkan dosa akibat meninggalkan sholat dan puasa yang kita lakukan tidak akan mendapatkan pahala. Sholat itu adalah tiang agama.

Saya bertanya kepada ibu yang mengeluh tadi, apakah ibu sholat? dia menjawab sudah 4 tahun saya tidak sholat. Astaghfirullah, kenapa ibu tidak sholat? dia menjawab: “saya melihat banyak orang tidak sholat tapi kehidupannya kaya”. Kemudian saya bertanya lagi apakah setelah ibu tidak sholat selama 4 tahun ibu menjadi kaya? .. jawabnya.. “Tidak”

Cara mendekatkan diri kepada Allah yang kedua adalah dengan melakukan istighfar. Jika kita menerima musibah atau cobaan, perbanyaklah istighfar dan jangan su’uzon kepada Allah. Bisa jadi musibah atau cobaan yang kita terima itu merupakan berkah yang kita terima.

Alkisah jaman dahulu kala ada seorang raja bersama patihnya pergi berburu ke tengah hutan. Di tengah perburuan mereka berpisah. Selagi sang patih mencari buruannya, dia melihat ada sesuatu yang bergerak di semak-semak, kemudian dia panah yang bergerak-gerak itu. Akan tetapi apa yang terjadi, ternyata yang dia panah itu adalah sang Raja, yang menyebabkan jari kelingking Raja putus. Raja murka luar biasa dan tidak mau menerima kejadian tersebut dan menjebloskan ke patih ke penjara. Berbeda dengan Raja, patih menerima cobaan tersebut dan tetap ber prasangka baik kepada Allah swt. Di dalam penjara, patih memperbanyak istighfar.

Setelah kelingking raja sembuh dan beberapa tahun kemudian raja kembali melakukan perburuan ke hutan dan kali ini hanya membawa 4 orang pengawal. Malangnya raja beserta pengawalnya tersesat di daerah kekuasaan kanibal dan mereka ditangkap. Empat orang pengawal dijadikan santapan dan kini tiba giliran raja yang akan dijadikan santapan. Akan tetapi raja kanibal melihat jari kelingking raja yang putus dan membatalkan untuk menyantap Raja karena tidak mau memakan manusia yang cacat. Akhirnya Raja pun dibebaskan.

Langsung sesampainya di Istana langsung membebaskan Patih, dan patih pun bertanya kenapa kok saya dibebaskan? Raja mengatakan patih dibebaskan karena menyebabkan kelingking saya putus. Patih bingung, dulu saya dipenjara karena memanah kelingking raja. Kemudia raja pun bercerita pengalaman yang dialaminya. Patih pun bersyukur dia dipenjara. Raja bingung kenapa kok patih bersyukur. Patih menjawab kalau dia tidak sedang dipenjara, tentunya dia ikut Raja berburu dan sekarang sudah menjadi santapan para kanibal.

S adalah sedekah. Dengan sedekah kita membersihkan harta kita.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *