Semua jaringan harus berbasis IP pada 2011

[lang_id]Sumber: email

JAKARTA: Seluruh jaringan telekomunikasi di Indonesia pada 2011-2012 akan berbasis protokol Internet (IP). Pemerintah optimistis jaringan tersebut dapat menjangkau sekitar 75% populasi pada tahun 2015. Ditjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar optimistis dengan pencapaian berdasarkan proyeksi roadmap layanan telekomunikasi di mana penggelaran infrastruktur berbasis IP sudah bukan merupakan hal yang sulit.

Layanan berbasis IP, tuturnya, akan mendorong penghematan yang cukup besar dari penggunaan infrastruktur, terutama soal okupansi jaringan sehingga tarif semua layanan telekomunikasi dipastikan akan turun secara signifikan.

“Jika teknologinya sudah next generation network [NGN], basis IP bukan hal yang sulit. Nantinya diperkirakan pada tahun 2015 basis IP akan menjangkau 75% dari total populasi Indonesia,” ujarnya di sela-sela seminar bertajuk The Future of Telecommunication, kemarin.

Direktur Network Services PT Telkom Tbk, I Nyoman G. Wiratnyana memperkirakan pada saat konvergensi IP terjadi pada 2012 dengan menyatunya jaringan agregat, gaya hidup sebagian masyarakat di Indonesia akan berubah.

“Ke depan infrastruktur dan produk harus jadi satu, dan akan lebih baik untuk melayani pelanggan jika menyatu secara end-to-end,” ujarnya.

Dia menjelaskan konvergensi itu harus dibarengi dengan meningkatnya perhatian dan pemahaman masyarakat agar utilisasi jaringan maksimal.

Guntur Siboro, Marketing Director PT Indosat Tbk, menuturkan pihak operator sudah siap dengan jaringan IP dan tantangannya ada pada sambungan ke pelanggan.

Dia memperkirakan bisa terjadi perubahan di mana jika saat ini 70%-80% pendapatan berasal dari suara, ekosistem bisa berubah cepat melalui model bisnis Internet.
Dian Siswarini Direktur Jaringan PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) mengatakan bagi operator sebenarnya kendala bukan pada teknologi atau metode yang digunakan tetapi lebih pada upaya memperluas akses.[/lang_id]

[lang_en]Source: email

JAKARTA: The Indonesian telecommunications network in 2011-2012 will be based on Internet protocol (IP). The government is optimistic that the network can reach about 75% of the population in 2015.
Directorate General of Post and Telecommunication Basuki Yusuf Iskandar Depkominfo optimistic projections based on the achievement of telecommunications services roadmap in which the deployment of IP-based infrastructure was not a difficult thing.

IP-based services, he said, would encourage significant savings from the use of infrastructure, particularly about the network so that the occupancy rates of all telecommunications services certainly will come down significantly.

“If the technology is next generation networks [NGN], the basis of IP is not a difficult thing. Later in the year 2015 is estimated IP base will reach 75% of the total population of Indonesia, “he said on the sidelines of a seminar titled The Future of Telecommunication, yesterday.

Director of Network Services PT Telkom, I Nyoman G. Wiratnyana estimate at the time of IP convergence is happening in 2012 with the merging of the aggregate network, lifestyle most people in Indonesia will change.

“In the future, infrastructure and the product must be one, and would be better to serve the customer if the integrated end-to-end,” he said.

He explained that convergence should be coupled with increased attention and public awareness to the maximum network utilization.

Guntur Siboro, Marketing Director of PT Indosat Tbk, said the operator was ready to IP networks and the challenge is in connection to the customer.

He estimates the change could happen where if current 70% -80% of revenues come from voice, ecosystems may change rapidly through the Internet business model.
Dian Siswarini Network Director of PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) said the operator was not on the technological constraints or the method used but rather in an effort to expand access.[/lang_en]

Be Sociable, Share!

One Reply to “Semua jaringan harus berbasis IP pada 2011”

  1. Sebenarnya apa sih NGN itu, apa nanti seluruh hand phone memiliki IP address ? dan berkomunikasi dengan IP.
    Terus denger2 TELKOMSEL sudah mengimplementasikan IMS di jaringan mereka ? apa sih IMS itu ? bagaimana impact nya ke pelanggan seluler ? dan bagaimana dengan operator lain ?

    Admin: Coba baca http://www.kirimpesan.com/?p=246

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *